Gelak Tawa di Sidang M Nazaruddin
Quote:
| |
Quote:
| Sidang lanjutan kasus suap proyek wisma atlet di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Rabu (18/1/2012), diwarnai aksi saksi yang mengundang gelak tawa. Saksi sidang, Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (PT DGI) Mohammad El Idris, yang diminta keterangan beberapa kali membuat majelis hakim, jaksa penuntut umum, dan penasihat hukum turut tertawa. Pertama, saat hakim Marsudi Nainggolan, memberikan pertanyaan soal apakah terdakwa Muhammad Nazaruddin pernah menyinggung Yulianis di depan saksi. El Idris menjawabnya dengan jawaban tidak tahu. Begitu juga saat ditanya nama lain selain Yulianis, dia mengaku tidak tahu. Atas pertanyaan majelis ini, penasihat hukum mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Hotman Paris Hutapea, menyampaikan keberatan kepada majelis untuk tidak mempertanyakan jawaban yang sudah dijawab tidak tahu "Mohon majelis, kata mungkin saksi diingatkan, sudah bilang tidak tiga kali diulang-ulang, tapi ditanyakan terus, nanti saksi takut," ucap Hotman. Marsudi menyatakan tidak akan membuat takut saksi dengan beberapa pertanyaan yang akan diberikan. Saat majelis menjawab keberatan penasihat hukum itu, tiba-tiba El Idris nyeletuk. "Wah, kebetulan sama-sama orang Batak pak," ujar El Idris disambut gelak tawa. Kejadian kedua, saat majelis hakim dan penasihat hukum bersitegang mengenai hal tersebut. El Idris berulah lagi dengan mengatakan bahwa dirinya menjadi lapar menjadi saksi kali ini. "Kebetulan saya lapar pak," celetuknya disambut tawa semua orang yang memenuhi ruang sidang. Saksi El Idris juga sempat meminta majelis untuk memberinya waktu untuk minum. "Saya ingin minum bu," pintanya ke majelis hakim. "Ya diskors 2 menit," jawab Ketua Majelis Hakim Dharmawatiningsih spontan. El Idris pun selanjutnya ke arah belakang dan meminum air putih dari sebotol minuman yang disodorkan saudaranya. |
Quote:
| SUMBER |
echohuhuy1 18 Jan, 2012
Admin 18 Jan, 2012
-
Source: http://situs-berita-terbaru.blogspot.com/2012/01/gelak-tawa-di-sidang-m-nazaruddin.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
0 komentar:
Posting Komentar